Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Saturday, January 04, 2014

Karenamu

Tersudut Olehmu


Lemah aku menatapmu
Tersudut oleh waktu, terdiam dalam goresan rindu
Dikala waktu membawa namamu
Aku tersipu, . . .
Langkahmu tegak menantang langit
Detak jantung selalu terpacu, mendengarmu
Aliran darah, kian deras bersama waktu
Fatamorgana nyata semakin jelas di matamu
Dan aku. . . . .
Mampu menghapus sendu dengan senyummu
Guratan jingga sirna dengan lambaian tanganmu
Aku kian terpaku bersama bayanganmu
Lentera jingga mengukir cinta
Gejolak senja telah sirna oleh bayanganmu

Lentera rindu, . . . . . . .
Membuka sebuah cakrawala fatamorgana
Mengantarkanku dalam sebuah harapan
Harapan, yang ku pendam dalam sudut hati


Wednesday, January 01, 2014

Hanya Kamu yg Tahu

RAHASIA

Terukir sebuah sajak dalam langkah
Bait indah tersimpan oleh waktu
Nyata dalam sebuah fatamorgana
Sebuah kata tertanam dalam hati
Guratan sederhana dan berarti
Menyatu dalam aliran darah dan nadi
Detak jantung mengukir irama rindu
Oleh sebuah langkah. . .
Ku pertegas rasaku dengan senyumman
Mesra membelai raga saat menutup mata
Ku simpan dalam-dalam
Bayanganmu dalam mimpi malamku
Biarkan ini. . . .

Menjadi rahasia waktu

Tuesday, December 31, 2013

Just You and Me

Kau dan Aku


Tersipu, aku menatapmu
Jauh aku terjatuh dalam hayalan semu
Tak mampu. . . . .
 Aku mengungkap sandiwara pilu
Terseret aku dalam sebuah arus angan-angan
Kau hadir, mengusir embun pagi
Kau hadir, hingga senja mengusirmu untukku
Dan aku ada. . . . . Karnamu
Ketika engkau telah hilang dan tak terlihat
Disitu. . . aku ada. .  menggantikanmu
Menyapa bintang bersama angin malam
Seberkas cahayamu, member warna pada diriku
Lama rasa yang terpendam untukmu. . .
Tak akan pernah padam, hanya karna hujan
Meskipun dunia membatasi kita
Namun, , , ,
perasaan dalam hati ini, kurasa dekat
indah, seindah embun pagi
mustahil, , ,
jika aku dapat bersanding denganmu
karna kamu matahari dan. . .  dan. . .

aku bulan. . .

Monday, December 30, 2013

Galau Mode On

DILEMA


Perlahan tapi pasti bersama ukiran sajak dalam hati,
 aku mengagumimu.
Entah kapan rasa ini pergi. . . . .
Aku tak berharap engkau kumiliki. . . .
Ku hanya yakin, Bahwa yang terbaiklah,
Yang akan membawaku terpejam dalam surga keindahan
Aku tak mampu,
Menahan rindu terpendam ini sendirian.
Ku hanya terdiam dalam sebuah drama kehidupan
Aliran darahku terpacu pada cinta yang bisu
Gejolak yang ku rasa, tak berarti . . .
Tanpamu. . . . .
Aku bagai sebuah bintang yang kehilangan cahaya
Ketika bulan menyapaku,
Ku hanya tertunduk dengan seribu angan-angan
Aku tak tau kapan dimensi gila ini berakhir
Mungkin hanya, ruang dan waktu

Yang akan membawakan jawaban itu untukku

Friday, December 27, 2013

Kamu yg dihatiku

Sebaris bait tentangmu
by : Lylou


Wakai kamu...
Kamu tempatku bersandar di saat aku kesepian
Kamu tempatku kembali saat aku kehilangan arah
Saat aku melihatmu....
Angin damai menerpa tubuh kecilku
Matamu pancarkan kesejukan
Suaramu hapuskan keluh kesahku
Tingkahmu terkadang buatku tersenyum
Seakan ku tak mau berpaling akan hadirmu
Kamu...
Bagaikan awan biru yg slalu melindungiku
Tak halnya langit senja pelukis cinta
Sahabat bintang malam yg slalu menyapa
Seperti purnama yg terangi gelap malam
Kamu....
Satu pintaku untukmu
Teruslah bersamaku
Dan ku coba hentikan waktu
Karena didekatmu adalah hal terindah bagiku
Karenamu hidupku semakin berarti

My Inspiration

Harapanku
by : Lylou

Perlahan ku tapaki lingkaran imajinasi
Tapi, bayang semu halangi setiap langkahku
Ku coba yakinkan hati tuk bicara
Sekuat raga ku meronta
Demi raih mimpi fata morgana
Yg takkan pernah tercipta adanya
Ku berlari dalam sebuah halusinasi
Terhenti oleh angan yg tak pasti
Rindukan cintamu yg perlahan pergi
Haruskah kurasakan semua ini
Rasa yg tak seharunya ku alami
Tapi apa daya ku mengeluh
Hidupku kan selalu bergerak 
Ku coba merintih pada waktu
Tetap itu semua hanyalah angan semu 
Karena waktu tak mungkin pernah kembali
Padaku yg hanya bisa bermimpi


Thursday, December 26, 2013

My Friends

Kagum

Guratan hatiku makin nyata denganmu
Bayangan hitam jauh meninggalkanku
Langkah kakimu menentang asa dihadapanku
Tak mampu aku berkata-kata dihapanmu
Bungkam seribu bahasa
Tak berdaya dgn sorot matamu yg menyentuh kalbu
Biru, sebiru langit dan laut lepas
Angin bebas menghempas raga
Sukmaku pergi hampiri bayangmu
Mengantarkan nada rindu di mimpimu
Ingin kusampaikan......
Salamku untukmu
Pada bulan malam penghantar tidur
Pada mentari pagi yg mesra menyapa
Pada angin pelan yg membelai sukma
Karena...aku....tak....mampu....menatapmu
Karna Tuhan telah menciptakanmu terlalu indah untukku 


Wednesday, December 25, 2013

My Friends


Rindu tak sampai


Berharap, kan ada yang menggantikan serpihan hati ini
  Lama aku terdiam terpasung waktu
Membisu dalam setiap langkah semu
  Ada sebuah cahaya yang perlahan yang menyinari hatiku
Mempertegas setiap langkahku
  Dan membawaku hanyut dalam rindu
Namun, cahaya itu seperti bulan
  Hanya dapat kulihat, tanpa sanggup tangan ini untuk meraihnya
Dinginnya angin malam
  Terkadang menyudutkanku dari panggung sandiwara ini
Menyadarkanku di setiap lamunan
  Aku tak berdaya, dengan alur hidup ini
Cinta hadir hanya untuk menyapa, tidak untuk singgah
  Sampai kapan badai ini akan berkahir
Ku hanya mampu bercermin pada waktu
  Menghargai rindu yang tak tau untuk siapa